Sindikat Penukaran Uang Receh Palsu Dibekuk

Sindikat Penukaran Uang Receh Palsu Dibekuk

- detikNews
Selasa, 23 Sep 2008 15:35 WIB
Jakarta - Hati-hati bila hendak menukar uang receh untuk lebaran. Bila tidak terdesak, usahakan menggunakan jasa penukaran uang resmi dari Bank Indonesia (BI).

Sebab ada sindikat penjahat yang hendak mengambil kesempatan licik. Berpura-pura menjadi agen penukaran uang receh, namun uang itu justru palsu.

Seperti yang dilakukan empat sekawan ini, Bram (35), Idrus (40), Andi (45) dan Isman (35). Keempatnya diciduk polisi karena melayani penukaran uang receh palsu senilai Rp 50 juta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang terbukti segitu. Tetapi kami duga lebih, karena mereka sudah beroperasi selama tiga tahun . Kalau mendekati Lebaran, mereka berpura-pura menjadi jasa penukaran uang receh," kata Kanit Reskrim Polsek Cilincing Iptu Basyroni, di markasnya, Jl Sungai Landak, Jakarta Utara, Selasa, (23/9/2008).

Dalam melakukan kejahatannya, kawanan penjahat itu berjejer di terminal bus Tanjung Priok, layaknya jasa penukaran uang receh. Uang pecahan asli Rp 5.000 dan Rp 10.00, disiapkan oleh mereka. Bila ada orang yang hendak menukar, dengan sigap mereka mengganti uang asli menjadi uang palsu.

"Bentuknya hampir sama persis. Ada pita asli, diterawang ada gambar pahlawan dan kasar. Yang membedakan, warnanya luntur," imbuh Basyroni.

Sejumlah warga yang mengaku tertipu langsung melapor polisi. Lantas, polisi menggerebek di rumah kontrakan mereka, Jl Kelapa Dua, Cilincing. Tanpa perlawanan, keempatnya menyerah dan mengakui kejahatannya. Sementara suplier uang palsu berisiniasl T, masih buron.


Β 


(Ari/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads