"Nanti kami akan selidiki dulu data faktanya, karena kami berhak menangani pencemaran lingkungan, keamanan laut, penambangan ilegal dan illegal fishing. Kalau kami menemukan adanya pelanggaran tersebut kami akan bertindak," kata Laksamana Muda TNI Budhi Hardjo usai dilantik menjadi Kelapa Pelaksana Harian Bakorkamla mengantikan Laksamana Madya TNI Djoko Sumaryono di Kantor Bakorkamla, Jl Pasar Baru, Jakarta, Selasa (23/9/2008).
Budhi Hardjo menyampaikan alasan pihaknya melakukan penyelidikan dugaan pembuangan limbah-limbah beracun dari kapal-kapal milik Singapura di perairan Indonesia. Seperti diberitakan sebelumnya, sejak beberapa pekan ini sudah ribuan ton limbah beracun yang dibuang ke sana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan tersebut, Budhi Hardjo juga menyampaikan masalah pembakaran kapal nelayan oleh pihak keamanan laut Australia beberapa hari yang lalu. "Ya kalau menurut nelayan kita sih, mereka tidak bersalah. Tapi bagi Austarlia itu dianggap pelanggaran," ujarnya.
Namun Budhi Hardjo enggan mengungkapan pihak mana yang benar pengakuannya. Yang jelas, pihaknya akan memaksimalkan sosialisasikan soal batas laut kepada nelayan Indonesia.
"Kalau bisa, kita beri perlengkapan navigasi yang baik bagi mereka," imbuhnya. (zal/anw)










































