"Soal transparansi, MA mengembangkan berbagai macam instrumen, salah satunya IT. IT sangat penting untuk keterbukaan dan akuntabilitas, selain untuk akses publik dan wahana informasi bagi dan dari masyarakat," ujar Bagir saat melantik lima ketua pengadilan tinggi tingkat banding di Gedung MA, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (23/9/2008).
Untuk pedoman tingkah laku hakim, menurut Bagir, tidak hanya diketahui oleh semua ketua pengadilan tinggi dan jajarannya. "Tapi harus menjadi bagian dari kesadaran dan terinternalisasi," kata pria yang 6 Oktober nanti akan pensiun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait cara penyelesaian perkara di luar pengadilan (mediasi), Bagir berharap agar semua hakim dapat memberikan penyelesaian perkara di luar pengadilan. "Karena akan menolong pengadilan dan menolong rakyat banyak," pungkasnya.
Lima pejabat pengadilan tinggi yang dilantik oleh Bagir adalah Ketua Pengadilan Tinggi Pekan Baru Mahdi Soroinda Nasution, Ketua Pengadilan Tinggi Gorontalo Muchtar Ritonga, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandung Zainal Imamah, Ketua Pengadilan Agama Surabaya Kusno, dan Ketua Pengadilan Agama Palangkaraya Said Husein. (anw/nrl)










































