"Isu itu berlebihan. Jangan karena kalah dalam berbeda pendapat, lalu kemudian menyerang dengan isu ada suap. Kalau punya datanya ungkap saja," kata Priyo pada wartawan di Gedung DPR Senayan Jakarta Senin (22/9/2008).
Menurut Priyo, tuduhan adanya suap ini tidak hanya akan merugikan institusi DPR secara umum, tetapi juga akan membuat saling curiga antar anggota. Hal ini akan sangat merugikan fraksi-fraksi yang selama ini mendukung karena akan dinilai publik mendukung berarti mendapat suap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Priyo, harusnya jika tidak setuju dengan usul masa pensiun hakim agung 70 tahun, caranya penolakannya dilakukan secara dengan cara cara yang argumentatif seperti tidak ada regenerasi atau lainnya.
"Bukan dengan cara menyebarkan isu yang tak bertanggungjawab,"pungkas Ketua DPP Golkar ini. (yid/ken)










































