"Saya pernah dikirimi banyak SMS yang isinya agar Bupati Sragen dipecat. Si pengirim SMS pun sempat mengancam, kalau tidak didengar ancamannya, Sragen akan keluar dari NKRI," cerita SBY yang langsung disanbut gerrr oleh hadirin.
Cerita itu disampaikan SBY di hadapan sekitar 100 peserta kursus Lemhanas ke-41 di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Senin (22/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biar tidak salah, saya buka UUD dulu," Ujar SBY sembari mengambil UUD usang warna putih dari saku kemejanya.
SBY pun mencari-cari pasal yang terkait dengan usulan peserta kursus tersebut. Akhirnya, SBY membacakan pasal 18 yang berisi tentang pembagian daerah-daerah di Indonesia berdasarkan letak geografis.
"Meski ke daerah-daerah pun, saya selalu membawa UUD ini. Misalkan ada telepon dari menteri, atau siapa saja. Saya bilang, tunggu lima menit dulu, saya mau buka UUD dulu," jelas SBY.
Dengan selalu membawa UUD tersebut, SBY berharap tidak akan salah langkah dalam mengambil setiap kebijakan. "Saya tidak mau salah dalam mengambil keputusan," tegasnya.
(anw/iy)











































