"Dalam penyelidikan kami, terjadinya kasus-kasus tersebut tidak murni tapi ada desain, hingga kami menangkap Ferry Yuliantono," ujar calon Kapolri Komjen Pol Bambang Hendarso Danuri (BHD) saat menjawab pertanyaan anggota Komisi III dari FDIP Yasona Laoly dalam fit and proper test di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (22/9/2008).
BHD menjelaskan, apa yang dilakukan Polri terhadap Ferry semata-mata dalam konteks penetapan hukum. BHD berjanji siapapun yang terlibat alam aksi kekerasan itu akan diambil tindakan hukum.
"Tidak ada bahwa ini pesanan dari penguasa. Ini semata-mata dalam konteks penegakan hukum," ujarnya.
Fit and proper test calon Kapolri sendiri kini memasuki waktu istirahat sejak pukul 12.00 WIB dan akan dilanjutkan pukul 13.30 WIB.
(rdf/iy)











































