Seniman Solo Tolak Bala RUU Anti Pornografi

Seniman Solo Tolak Bala RUU Anti Pornografi

- detikNews
Senin, 22 Sep 2008 12:24 WIB
Seniman Solo Tolak Bala RUU Anti Pornografi
Solo - Puluhan seniman di Solo mendatangi gedung DPRD Kota Surakarta. Mereka menggelar aksi simbolis menancapkan lidi yang telah ditancapi berbagai macam bumbu dapur. Aksi tersebut mereka maksudkan sebagai penolakan pengesahan RUU Anti Pornografi (UU AP) yang rencanakan akan disahkan DPR Selasa besok.

Dalam khasanah masyarakat tradisional Jawa, batang-batang lidi yang pucuknya telah ditancapi berbagai macam bumbu dipercaya sebagai penolak bala atau bencana yang datang dari makhluk halus. Batang-batang lidi itu selanjutnya akan ditancapkan di sudut-sudut mengelilingi rumah yang hendak dilindungi dari bencana.

Khasanah kuno itu kembali 'dibongkar' oleh para seniman Solo dalam menyikapi rencana pengesahan UU AP. Mereka menilai, jika RUU AP ditetapkan sebagai UU maka bencana besar akan terjadi di negeri ini karena sejumlah pasal dalam RUU tersebut dinilai rawan memunculkan disintegrasi dan ancaman bagi keberagaman bangsa .

Mereka sejak pukul 10.00 WIB berkumpul di halaman depan kompleks DPRD Kota Solo di Jalan Adi Sucipto, Senin (22/9/2008). Setelah itu mereka menancapkan batang-batang lidi yang dibawa masing-masing peserta aksi di atas batang-batang pisang yang telah dipersiapkan di bundaran tiang bendera gedung DPRD.

Tak hanya para seniman yang menancapkan 'batang lidi tolak bala' simbol penolakan UU AP itu, sejumlah anggota DPRD Kota Surakarta juga ikut serta menancapkan lidi tolak bala tersebut. Di antaranya Ketua Fraksi PDIP YF Sukasno dan anggota F-PDS Ana Budiarti.

Setelah itu para seniman menuju gedung paripurna untuk menemui Ketua DPRD, Hariadi Saptono. Hariadi menerima massa aksi dengan terbuka dan berjanji akan segera menyampaikan aspirasi dan pernyataan sikap seniman Solo ke Pemerintah Pusat.

Usai menerima pernyataan sikap para seniman, Hariadi menuju ke halaman gedung DPRD untuk ikut serta menancapkan lidi tolak bala yang diserahkan kepadanya oleh para seniman.

Sejumlah seniman ternama di Solo ikut bergabung dalam aksi tersebut. Diantaranya Suprapto Suryodarmo, Slamet Gundono, Cak Diqin, Eko Supriyanto, Joko Bibit, dan lain-lainnya. (mbr/djo)


Berita Terkait