"Tegas bukan arogan, bukan melanggar HAM. Tegas berarti menghadapi tiap jenis kejahatan tanpa kompromi," ujar BHD saat membacakan visi dan misinya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (22/9/2008).
Selain akan menunjukkan ketegasan, menurut BHD, Polri juga akan menunjukkan wajah humanis terhadap masyarakat.
"Kami akan menjadikan polri berwajah humanis dalam pelayanan masyarakat. Dengan konsep ini kami akan mendapat kepercayaan terhadap masyarakat," ungkap polisi bintang tiga ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak akan mengubah visi dan misi Polri, tapi kami akan memberikan prioritas apa yang menjadi sasaran kami," jelas BHD.
Menurut BHD, dari beberapa tindak kejahatan yang telah menjadi prioritas penanganan polri, dirinya akan lebih khusus akan menyoroti perjudian, illegal logging dan illegal mining.
"Tidak ada kompromi jika ada pembiaran dari jajaran bawah sampai atas terhadap tindak kejahatan itu," cetus BHD.
Dalam kesempatan itu, BHD juga menegaskan komitmennya untuk mengamankan Pemilu 2009 tanpa terlibat dalam politik praktis.
"Polri dan jajarannya akan tetap bersikap netral dalam mengamankan pemilu dan akan tetap menjunjung tinggi Undang-undang No 2/2002 tentang Polri untuk tetap tidak telibat dalam politik praktis," tekadnya.
(lrn/nrl)











































