Hal ini dilakukan setelah meledaknya skandal susu bermelamine di China yang menewaskan 4 bayi dan membuat 13.000 bayi lainnya dirawat di rumah sakit. Demikian dilansir radionetherlands.nl, Minggu (21/9/2008).
Pemerintah China berusaha meminimalisasi skandal tersebut dengan melakukan pengawasan ketat dan menarik produk susu besar-besaran dari pasaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagaimana dengan Indonesia? BPOM pekan lalu menyatakan, susu dari China secara resmi tidak beredar di Indonesia. Namun pihaknya akan melakukan inspeksi jikalau ada produk yang beredar secara ilegal.
Produsen susu China menambahi zat melamine di susu dengan tujuan agar saat diuji di lab, susu tersebut mengandung protein tinggi. Tapi rupanya hal itu justru merenggut nyawa bayi-bayi imut yang tak bersalah.
Melamine, bahan kimia yang biasa digunakan untuk membuat plastik, dapat menyebabkan batu ginjal bahkan gagal ginjal akut.
China telah mengalami serangkaian skandal bahan berbahaya yang ditemukan pada makanan, obat dan mainan anak-anak. Kebanyakan dari produk itu juga diekspor. Tahun lalu, melamine juga ditemukan pada makanan hewan yang diekspor China ke AS dan menewaskan anjing-anjing dan kucing. (nrl/gah)











































