"Tidak perlu ada pro kontra selama kita punya komitmen dan tanggung jawab terhadap perbedaan antara kita," kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Din mengatakan hal ini dalam diskusi mengenai 'Peran Kebangsaan Umat Islam' di kediamannya di Pejaten Elok F2, Jakarta Selatan, Minggu (21/09/2008) malam. Selain itu Ketua MUI Amidhan juga hadir dalam acara tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan sampai RUU tersebut menafikan budaya yang telah ada dalam bangsa kita dan menghilangkan eksistensi. Akan tetapi, harus ada undang-undang yang mengatur tentang pornografi dan pornoaksi dikarenakan akan merusak generasi muda kita serta berpengaruh pada lintas agama dan budaya," jelas Din. (mok/mad)










































