"Koalisi ini untuk memberikan tawaran baru dan harapan baru bagi rakyat untuk menentukan pemimpinnya," kata Ketua Umum DPP PAN Soetrisno Bachir usai buka puasa dan diskusi di rumahnya Jl Metro Pondok Indah, Jakarta, Sabtu (20/9/2008).
Acara buka puasa dan diskusi bertema Koalisi Alternatif Menjelang Pilpres 2009 diikuti oleh Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto, Ketua Umum DPP PBR Bursah Zarnubi dan pengamat politik dari Universitas Paramadina Bima Arya Sugiarto. Rencananya Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar juga akan datang, tapi hingga acara berakhir dia tak muncul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walau Soetrisno menawarkan koalisi alternatif, tapi koalisi ini bukan hanya
difokuskan bagi mencari kekuasaan semata. Menurutnya, partai politik yang berkoalisi juga harus memikirkan bagaimana Indonesia ke depan.
"Oleh karena itu, kita (PAN) akan mengajak parpol lain terutama parpol menengah ke bawah untuk bisa ikut bergabung," jelasnya.
Soetrisno menambahkan, dengan wacana koalisi alternatif ini diharapkan sebagai upaya untuk memunculkan figur baru sebagai pemimpin alternatif bisa menjadi kenyataan. Diakuinya, saat ini dari berbagai polling masih menempatkan figur lama sebagai calon kuat dalam Pemilu 2009.
Tetapi Soetrisno yakin akan muncul figur baru yang bisa menjadi pemimpin alternatif. "Saya yakin akan ada figur baru. Karena walaupun polling masih menempatkan L empat, tapi jika mereka dihadapkan head to head dengan figur alternatif, maka ada kemungkinan akan kalah," ujarnya penuh keyakinan.
Dalam kesempatan itu, Soetrisno juga menyatakan, meski PAN berniat menggalang koalisi dengan parpol lain, tapi target mendapat 15 persen kursi di DPR tetap dilakukan dengan kerja keras. Paling tidak PAN bisa menempatkan kadernya sebagai cawapres.
"Jadi sekarang ini kita wacanakan dulu koalisinya. Yang lain seperti Partai Golkar dan Partai Demokrat, silahkan juga mewacanakan itu. Begitu juga dengan PDIP dan PKS seperti yang akhir-akhir ini kita dengar. Silahkan saja, tapi yang jelas kita juga menginginkan agar rakyat punya calon alternatif untuk dijadikan pemimpinnya," imbuhnya.
Soetrisno menegaskan, saat ini kondisi partainya siap menjalankan amanat para pemimpin bangsa. Sebab itu, PAN sudah punya solusi bagaimana membangun bangsa ini. (zal/anw)











































