"Mereka kebanyakan luka dan mengalami patah tulang," kata Kepala Pusat Pengendalian Krisis Departemen Kesehatan Rustam S Pakaya kepada detikcom, Sabtu (20/9/2008) pukul 16.15 WIB.
Rustam mengatakan, pesawat naas itu mengalami turbulensi (masuk ke awan) pada pukul 14.00 WIB. "Untung bisa mendarat meski tak stabil," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya diberitakan, pesawat CI 687 itu mengalami turbulens di atas wilayah Indonesia, pesawat itu mengalami goncangan, sehingga 7 penumpangnya terluka. Pesawat ini mendarat mulus di Bandara I Gusti Ngurah Rai sekitar pukul 14.05 Wita, Sabtu (20/9/2008).
Pesawat China Airlines Boeing 747 ini memiliki rute Taipei- Bali. Saat kecelakaan terjadi, pesawat ini memang sedang terbang menuju Bali. Informasi dari humas Bandara Ngurah Rai, pesawat ini mengalami turbulensi saat terbang di atas udara Sulawesi, akibat gangguan cuaca.
(ken/djo)











































