"Makanya, ada di dalam wayang Rahwana nggak pernah mati. Rahwana sisi gelap manusia, hasrat seksual jangan pernah dimatikan. Kalau dimatikan berlakulah pepatah Cina Yin dan Yang, nggak stabil akibatnya kita jadi masyarakat munafik," kata Sujiwo.
Hal ini disampaikan dia dalam diskusi bertajuk "Menanti Lahirnya UU Pornografi" di Warung Daun, Jalan Pakubuwono nomor 10, Jakarta Selatan, Sabtu (20/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika kita keluarkan UU ini, semua dampak tidak hanya 1 kelas. Yang mestinya tidak apa-apa, kelas usia tertentu jadi dilarang, apa-apa untuk anak kecil," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, anggota FPKS DPR Mustafa Kamal mengatakan Pansus RUU Pornografi selalu terbuka menyebarluaskan naskah RUU yang akan disahkan. "Kita tidak punya target waktu, semakin cepat semakin baik disahkan," kata Mustafa. (aan/djo)











































