"Pensiun itu enak. Nggak usah ke sana ke mari dan yang pasti tidak dikejar-kejar wartawan lagi. Hahaha....," kata Bagir pada wartawan di ruang kerjanya, Kantor MA, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (19/9/2008).
Antusiasme Bagir menyambut masa pensiun terlihat dari interior ruang kerjanya. Meski baru akan pensiun dua bulan lagi, tetapi sebagian besar isi rak bukunya dan foto-foto yang biasa terpajang di dinding ternyata sudah dipulangkan ke kediaman pribadinya di Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semula Bagir seharusnya pensiun per 6 Oktober 2006. Tapi berdasar keputusan rapat pleno MA pada 18 Juli 2005, masa tugas Ketua MA bersama sembilan orang Hakim Agung lainnya diperpanjang dua tahun.
Kemudian dalam revisi Undang Undang (UU) MA, diusulkan masa pensiun hakim agung diperpanjang 5 tahun dari 65 tahun menjadi 70 tahun. Berdasarkan kasus ini Bagir sering dituding tidak rela melepas jabatannya.
(lh/iy)











































