Namun Rizal membantah pertemuannya hanya sekedar untuk meminta bantuan dari PDIP. Ramli mengaku saling curhat dengan Taufiq soal perkembangan demokrasi di Indonesia.
"Saya rasa tidak, ini justru dalam konteks yang lebih luas, karena dalam PDIP yang merupakan partai besar punya pengaruh di parlemen dan masyarakat," ujar Rizal usai bertemu Taufiq di POM bensin milik suami Megawati itu di JL Jl Abdullah Syafei, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (19/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami merasa benar-benar telah dizalimi pemerintah, dituduh macam-macam yang tidak terbukti alasannya. Mau ditangkap dengan alasan yang tidak jelas dan ada upaya pembunuhan karakter," katanya.
Taufiq pun yakin Rizal tidak melakukan aksi anarkis dalam menentang kenaikan BBM. Pejabat teras PDIP itu pun yakin Rizal tidak akan melarikan diri.
"Rizal Ramli tidak akan lari tanpa peberitahuan ke polisi," ungkap Taufiq.
(rdf/iy)











































