Mesin X-Ray dan Metal Detector di Pelabuhan Priok Mati

Mesin X-Ray dan Metal Detector di Pelabuhan Priok Mati

- detikNews
Jumat, 19 Sep 2008 14:32 WIB
Mesin X-Ray dan Metal Detector di Pelabuhan Priok Mati
Jakarta - Di saat gelombang pemudik sedang naik, mesin pemindai barang (X-Ray) tidak berfungsi. Mesin tersebut dibiarkan mangkrak dan hanya menjadi hiasan semata.

"Itu belum diserahterimakan ke kami. Jadi kami nggak tahu perawatannya ke kami atau Dephub," kata Asisten Manager Terminal Pelabuhan Penumpang Tj.Priok, Budi Utoyo, Jumat (19/8/2008).

Padahal, jumlah barang keluar-masuk yang dibawa penumpang di terminal penumpang Tanjung Priok terbilang tinggi. Barang-barang itu dibungkus dalam kardus besar dan rawan terhadap tindak kriminalitas seperti penyelundupan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terpaksa kita hanya mengandalkan pemeriksaan manual. Ya kita pakai indera keenam petugas. Feeling saja, ada benda mencurigakan, kita periksa," imbuh Budi.

Pelindo II sebagai operator pelabuhan memperoleh 2 mesin X-Ray. Mesin yang merupakan bantuan dari Jepang itu ditempatkan pada dua pintu masuk. Sayang, keduanya tidak beroperasi melengkapi dua metal detector yang juga mati.

"Satunya nggak berfungsi, satunya lagi salah pengoperasian. Kita juga bingung," papar Budi.

Sementara itu, hingga H-11, jumlah pemudik lewat pelabuhan penumpang telah mencapai 33.133 penumpang. Jumlah itu sama dengan  jumlah pemudik H-1 tahun lalu. "Kita prediksikan pemudik lewat llaut akan naik 30 persen," pungkas Budi. (Ari/asy)


Berita Terkait