Polda Bali menerjunkan 5.594 personel untuk mengamankan arus mudik hingga Hari Raya Lebaran. Personel tersebut ditempatkan di 26 pos pengamanan Lebaran yang tersebar di jalur utama dan alternatif. Jalur mudik yang rawan kriminalitas adalah jalur Denpasar menuju Jembrana.
"Kita selalu siaga mengamankan perayaan Lebaran," kata Kapolda Bali Irjen Teuku Ashikin Husein usai rapat koordinasi pengamanan Hari Raya Lebaran di Polda Bali, Jalan WR Supratman, Denpasar, Jumat (19/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelabuhan dan Bandara Mulai Padat
Sementara itu, kepadatan arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk, Padangbai (Klungkung) dan Bandara Ngurah Rai mulai terlihat. Untuk membantu kelancaran arus mudik di penyeberangan Gilimanuk dikerahkan 24 buah kapal penumpang serta 16 buah kapal di Pelabuhan Padangbai.
Sedangkan di jalur udara, beroperasi sebanyak 10 maskapai dengan total penerbangan mencapai 50 kali per hari. Untuk jalur darat, sekitar 200 buah bus melayani rute Denpasar ke Jawa dan NTT, NTB.
Ashikin mengatakan meskipun Bali bukan tempat utama arus mudik pengamanan tetap dilakukan secara ekstra ketat. "Pada hari libur Lebaran, Bali akan menjadi tempat tujuan wisata bagi wisdom yang ditinggal mudik oleh para pembantunya," katanya
(gds/djo)











































