Sumber detikcom di Frankfurt menyebutkan, bahwa gadis kelahiran 1983 itu sudah bekerja pada majikannya di Abu Dhabi sejak September 2006. Selama bekerja di sana dia merasa tak pernah mendapati masalah berarti. Hanya saja dia mengaku majikannya memang kasar, mudah marah, dan emosional untuk hal-hal sepele.
Namun sejauh itu Sri tak pernah menyangka akan ditelantarkan begitu saja oleh sang majikan, dalam perjalanan liburan di Muenchen, Jerman.
Kini tim Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) tengah mengadakan pertemuan dengan pihak-pihak terkait kasus ini.
(es/es)











































