"Jangankan proaktif diberikan, hasil temuan saya di Kelurahan Bone (Sulsel) ada parpol yang memintaΒ tapi tidak diberikan juga," ujar anggota Komisi II Andi Yuliani Paris.
Hal ini disampaikan Andi saat Rapat Dengar Pendapat antara Komisi II DPR, KPU, Bawaslu dan Ditjen Administrasi Kependudukan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (18/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu anggota Bawaslu Bambang Eka Cahyo mengatakan banyaknya PPS yang tidak menyampaikan DPS kepada parpol salah satunya disebabkan masalah anggaran.
"Hasil temuan saya di lapangan, banyak PPS yang tidak menyampaikan karena masalah tidak adanya anggaran untuk menggandakan," beber Bambang.
Andi pun menyayangkan jika kelalaian yang dilakukan KPU di tingkat PPS ini disebabkan karena masalah anggaran.
"Anggaran yang menjadi prioritas tidak dibelanjakan, sedangkan yangΒ tidak prioritas dibelanjakan," keluh Andi usai RDP tersebut. (lrn/nrl)











































