"Saya nggak pernah mengusulkan Munaslub. Saya hanya kecewa kepada pencoretan nama saya," kata Fadel kepada detikcom, Kamis (18/9/2008).
Fadel juga membantah dirinya diperalat oleh orang-orang yang sakit hati kepada kepemimpinan Jusuf Kalla. "Itu orang-orang yang bikin wacana macam-macam," tandas Fadel.
Sebelumnya, Ketua DPD II Kota Gorontalo Adhan Dambea menuduh Fadel telah diperalat oleh barisan sakit hati antara lain Akbar Tandjung dan Yuddi Chrisnandi.
Namun, pria berhidung mancung itu heran depan pemanggilan 6 Ketua DPD Tingkat II Golkar se-Gorontalo oleh Kalla. Pertemuan yang digelar di kediaman dinas Kalla itu, tidak atas sepengetahuannya.
"Mereka dipanggil saya tidak tahu, tanpa sepengetahuan saya, korwil juga tidak tahu," ujarnya.
Dia khawatir, pemanggilan-pemanggilan semacam ini akan memecah belah Golkar di Gorontalo. Padahal sebelumnya, Golkar di provinsi tersebut cukup solid.
"Tidak ada perpecahan. Saya malah khawatir sekarang. Saya mohon, jangan pecah belah kami. Biarkan kami tenang di sini," ujarnya. (ken/nrl)











































