"Begitu ada informasi itu langsung kita drop dari darftar caleg ke KPU," kata Wakil Sekjen DPP Golkar Rully Chairul Azwar kepada detikcom, Kamis (18/9/2008).
Rully menegaskan, pencoretan nama Iqbal adalah salah satu cara untuk membersihkan Golkar dari orang-orang yang terlibat masalah hukum. "Walaupun belum terbukti, kita tetap coret. Kita tidak ingin ada yang tersangkut masalah hukum," tandasnya.
Pernyataan Rully juga diamini oleh Ketua DPP Golkar Firman Subagyo. Dia mengatakan, selain Iqbal, sudah banyak nama yang tidak dicalonkan karena terindikasi korupsi.
"Kan banyak yang tidak dicalegkan seperti Hafiz Jawawi dan Hamka Yandhu," katanya.
"Itu komitmen Pak Jusuf Kalla," lanjutnya. (ken/iy)











































