Harus Damai, Kalau Tidak Mau Suara PKB Anjlok

Gus Solah Prihatinkan PKB

Harus Damai, Kalau Tidak Mau Suara PKB Anjlok

- detikNews
Rabu, 17 Sep 2008 22:26 WIB
Harus Damai, Kalau Tidak Mau Suara PKB Anjlok
Jakarta - Adik kandung KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Solahuddin Wahid (Gus Solah) prihatin dengan konflik Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang meluas sampai ke bawah. Dia menyarankan dilakukan perdamai agar suara PKB tidak anjlok dalam Pemilu 2009 mendatang.

Demikian suara keprihatinan Gus Solah usai acara diskusi "Memperkuat Kepimpinan Nasional Untuk Menggagas Perubahan Mendasar Bangsa", di Galeria TIM, Jakarta, Rabu (17/9/2008). Berikut petikan wawancara wartawan dengan mantan calon wakil presiden pada Pemilihan Presiden 2004 silam.

Bagaimana pandangan Anda soal konflik di PKB akhir-akhir ini?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sangat memprihatinkan. Konflik sampai ke tingkat bawah, yang bertanggungjawab siapa? Pemimpin PKB pernah enggak bertanya seperti itu, siapa yang dipersalahkan?

Bila dilihat dari proses hukum yang ada?

Kalau yang saya baca di koran, yang diakui oleh Mahkamah Agung (MA) adalah hasil Muktamar di Semarang. Tapi sekarang kelihatannya Gus Dur tidak difungsikan.

Ketua Dewan Syuro DPP PKB sekarang adalah KH Aziz Mansyur, hasil Musyawarah Luar Biasa (MLB) Ancol. Yang sebetulnya, menurut MA, yang mana ini yang sah? Yang Ancol atau Semarang. Kalau yang benar itu hasil Muktamar Semarang, ya katakan Semarang.

Tapi Pengadilan Negeri Jakarta Selatan membatalkan MLB Parung?

Bukan, keputusan PN Jakarta Selatan itu tidak ada lagi setelah ada keputusan MA, tertutup oleh keputusan MA.

Apa saran Anda?

Harus berdamai. Tidak ngajak Gus Dur, saya pikir cari penyakit itu. Akan turun dan akan anjlok suara PKB.

Jadi Muhaimin Iskandar dan Lukman Edy harus sawon ke Gus Dur?

Ya, Dewan Syuronya Gus Dur. Katanya mau berdemokrasi, jadi harus ikut hukum dong.

Usaha itu sudah dilakukan Muhaimin Iskandar dan Lukman Edi?

Belum, setelah putusan MA. Sesudah putusan MA belum. Kalau mau buat surat datanglah ke Gus Dur.

Saya berpendapat begitu, karena saya baca dari media massa. Kalau yang benar adalah hasil MLB Ancol, jelaskan kepada masyarakat.

Anda sendiri sudah baca keputusan MA?

Tidak tahu. Kalau salah, konperensi pers dong, yang diakui MLB Ancol. Tapi itu tidak pernah ada.

Jadi harus ada keterbukaan?

Persis.

Sejauh mana pengaruhnya pada PKB?

Kalau Gus Dur digusur dan Gus Dur tidak mendukung, saya pikir dapat separoh suaranya udah bagus. Sebab, sebagian sudah ke PKNU. Dapat setengahnya saja sudah bagus. (zal/anw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini