"Jangan tinggi-tinggi angkat tangannya mas, keteknya bau," ujar Winarti saat keluar dari gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (17/9/2008).
Para wartawan yang mendengar hal tersebut jelas merasa risih dengan statement itu. Kontan salah seorang wartawan pun langsung menimpalinya.
"Masih mending keteknya bau, daripada suami Ibu nerima suap", ucap salah seorang wartawan sambil berguyon.
Usai kejadian tersebut, Winarti langsung pergi menuju mobilnya tanpa berkomentar apa-apa. Salah seorang kerabatnya hanya berusaha mengingatkan para wartawan bahwa ia kelelahan.
"Maaf mas, Ibu capek," ujar salah seorang anggota keluarga. (mad/anw)











































