Baznas: Tak Perlu Salahkan Siapa-siapa

Insiden Zakat Pasuruan

Baznas: Tak Perlu Salahkan Siapa-siapa

- detikNews
Rabu, 17 Sep 2008 18:22 WIB
Baznas: Tak Perlu Salahkan Siapa-siapa
Jakarta - Kasus tewasnya 21 orang akibat berdesak-desakan untuk antre mendapatkan zakat di Pasuruan, Jawa Timur menjadikan sang pemberi zakat, H Syaikon, menjadi bahan pembicaraan. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meminta agar masyarakat tidak saling menyalahkan.

"Kasus Pasuruan tidak perlu menyalahkan siapa-siapa. Keluarka H Syaikon sudah punya pengalaman bertahun-tahun. Cuma mungkin tidak berfikir bahwa semakin banyak pesertanya sementara panitia tidak bertambah," ujar anggota Dewan Pengawas Syariah Baznas Amin Suna dalam sebuah diskusi di Gedung BNI 46, Jl Sudirman, Jakarta, Rabu (17/9/2008).

Menurut Amin, justru harusnya para pengelola zakat lebih introspeksi kenapa masyarakat masih banyak yang belum percaya menyalurkan zakatnya kepada lembaga-lembaga zakat yang sudah ada.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita sulit menepis semacam image kenapa masyarakat belum mau menyalurkan zakat ke badan-badan konvensional," kata Amin.

Di Bulan Ramadan, lanjut Amin, biasanya banyak bermunculan panitia zakat dadakan. Amin berharap agar panitia Ramadan semacam ini disahkan statusnya biar masyarakat tidak ragu menyalurkan zakatnya kepada mereka.

"Minimal di-adhock. Kalau Al Amilin (para pembagi zakat) tidak disahkan, mungkin yang lain juga tidak bisa diakui, seperti Dompet Dhuafa," kata Amin.

Dia menambahkan, di lembaga tempat dia bekerja saat ini, yakni Baznas, Amin juga masih mempertanyakan eksistensi lembaga tersebut.

"Saya setuju difikirkan juga oleh Depag eksistensi Baznas polanya seperti apa. Kewenangannya seperti apa dan apakah sudah masuk ke pemerintahan. Pemerintah di satu sisi memfasilitasi, tapi di sisi lain tidak dipikirkan," pungkasnya. (anw/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads