Nasir (84), korban tewas kebakaran tersebut, sebelumnya sempat diungsikan keluarga ke rumah tetangganya, tetapi ternyata api menjalar cepat dan membakar rumah tersebut.
"Setelah kebakaran tersebut, babe (bapak) saya sempat dibawa ke rumah samping sekitar 50 meter, tetapi ternyata rumah itu juga ikut terbakar beberapa saat kemudian. Situasi kacau akhirnya babe saya terpanggang hidup-hidup," ujar Bahri (30), putra Nasir di lokasi kebakaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Api yang mulai berkobar sejak pukul 08.40 WIB baru bisa dipadamkan setelah tengah hari. Namun 80 rumah ludes, termasuk sebuah rental komputer dengan 40 unit CPU dan 10 buah warung.
Pantauan detikcom pukul 13.30 WIB, ratusan warga yang kehilangan tempat tinggalnya masih berada di lokasi kebakaran. Mereka mencari sisa-sisa barang berharga yang masih bisa diselamatkan.
(rdf/iy)











































