"Menurut saya dia (Anwar) tidak punya nama-nama itu. Jika memang dia punya, saya pikir dia tidak akan menunggu untuk memberitahukan masyarakat," cetus Badawi seperti dilansir harian Malaysia, The Star, Rabu (17/9/2008).
"Jika dia punya nama-nama itu, dia bisa menyebutkannya dan membiarkan semua warga Malaysia tahu," kata Badawi pada konferensi pers di Kuala Lumpur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia cuma membuat orang-orang fokus ke dia dan permainan politiknya. Saya tidak perlu bertemu dia," tegas Badawi.
Badawi juga membantah komentar Anwar bahwa anggota parlemen Barisan Nasional akan ditahan berdasarkan UU Keamanan Dalam Negeri atau Internal Security Act (ISA) jika mereka membelot ke aliansi oposisi pimpinan Anwar.
"Bagaimana dia bisa mengatakan itu? Itu gila, bahwa saya akan menangkap orang-orang itu berdasarkan ISA semata-mata karena keputusan mereka untuk berpindah. Tidak ada hal seperti itu," kata Badawi. Menurut Badawi, komentar Anwar itu dimaksudkan untuk menyebut dirinya diktator.
Sebelumnya Anwar mengklaim telah meraih suara mayoritas di parlemen untuk membentuk pemerintahan baru. Anwar pun meminta bertemu dengan Badawi untuk membahas rencana transisi kekuasaan secara damai. (ita/iy)











































