Demikian komentar Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta menanggapi FPDIP dan FPDS yang menolak RUU Pornografi yang akan disahkan pekan depan.
"Itu salah tanggap. Mungkin mereka tidak membaca dengan baik. Tolong lebih bijaksana dan teliti," ujar Meutia usai sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (16/9/2008).
Ditegaskannya materi dalam RUU Anti Pornografi ini berbeda dengan yang lama. Sejumlah materi yang kala itu mendapat tanggapan keras dari masyarakat telah diperbaiki bahkan diubah.
"Masa membiarkan bangsa kita diobrak-abrik pornografi? Jangan begitu, yang jadi korban kan anak-anak. Sekarang pedofilia dan pemerkosaan meningkat karena terobsesi pada pornografi," tambah putri Pahlawan Proklamasi Bung Hatta ini. (lh/nwk)











































