"Saya sangat meragukan dia (Badawi) akan bertemu dengan Anwar," kata Kamal Khalid, juru bicara PM Badawi kepada kantor berita AFP, Selasa (16/9/2008).
PM Badawi sebelumnya telah menyangkal klaim Anwar soal perebutan kekuasaan. Badawi mencetuskan, itu hanya kebohongan politik yang dilakukan Anwar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sekarang memiliki jumlah yang dibutuhkan untuk membentuk pemerintahan. PM tidak bisa menyangkal kami dan menolak berurusan dengan pemerintahan alternatif. Saya meminta pemerintah untuk membolehkan transisi yang lancar," kata Anwar pada para wartawan.
"Kami ingin proses ini dipandang sebagai konsiliasi, kami ingin transisi berlangsung damai namun kami punya batas kesabaran," cetus politikus berusia 61 tahun itu.
"Kami akan memberikan waktu beberapa hari dan kemudian kami harus mempertimbangkan opsi-opsi kami," imbuhnya. (ita/iy)











































