Jalur mudik dari Riau menuju Sumatera Barat (Sumbar) patut diwaspadai. Setidaknya dari Kabupaten Kampar Riau menuju Sumbar terdapat enam titik longsor. Polisi minta pengemudi untuk berhati-hati.
Â
Kapolres Kampar AKBP MZ Muttaqien mengungkapkan hal itu kepada detikcom , Rabu (16/9/2008). Menurutnya, jalur mudik dari Riau menuju Sumbar ada enam titik longsor. Titik longsor itu diidentifikasi mulai dari kilometer 102 hingga 110 Kelok Indah Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar.
Â
"Bagi para pengendara yang ingin mudik dari Riau via Kampar, harus berhati-hati di enam titik rawan longsor itu. Apalagi saat ini lagi musim penghujan yang membuat semakin rawan akan terjadinya longsor," kata Muttaqien.
Â
Muattaqin menjelaskan, indikator yang membuat longsor di badan jalur tersebut, yang pertama di bawah badan jalan terdapat mata air. Kondisi ini membuat kondisi tanah menjadi labil.
Â
"Permukaan tanah yang labil tidak mampu menanggung beban kendaraan yang melintas. Ini belum lagi kita temukan penambangan galian C di sepanjang jalan. Semua itu bisa membuat kondsi badan jalan ambruk ke jurang, ataupun tebing yang jatuh ke badan jalan," kata Muttaqien.
Â
Kapolres Kampar menjelaskan, terakhir kali, tanah longsor menutupi badan jalan lintas Riau-Sumbar ini pada akhir Maret lalu.. Titik longsor pada waktu itu tepatnya di Kilometer 170, Desa Lubuk Jantan, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten lima Puluh Koto, Sumbar.
Â
"Badan jalan tersebut tertimbun tanah yang longsor setinggi 4-5 meter. Dan menutupi badan jalan sepanjang 90 meter. Kondisi ini sempat memacetkan arus transportasi," kata Muttaqien.
(cha/djo)











































