"Kita khawatirkan itu (citra luntur). Tapi ini tidak terjadi jika pengawasan eksternal kuat, misalkan dari pakar, pengamat, Kompolnas menjaga agar Pak Bambang tidak lemah dalam memerangi perjudian. Kita harapkan Pak Bambang konsisten," ujar pengamat kepolisian, Bambang Widodo Umar kepada detikcom via telepon, Selasa (16/9/2008).
Namun Bambang Widodo mengkhawatirkan Polri akan berubah kebijakan jika ganti pemimpin. "Mampu nggak dia melanjutkan policy Pak Tanto. Ini harus dijaga. Ini kelemahan polisi. Ganti pimpinan biasanya ganti policy, takutnya perjudian dilonggarkan," kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak Bambang prestasinya naik setelah menangani illegal logging, masalah Munir, itu yang jadi tonggak prestasinya terakhir. Itu cukup besar karena menghadapi konspirasi baik dari penguasa maupun pengusaha," jelas pria yang juga dosen PTIK ini.
Selain itu, lanjut Bambang Widodo, agar Kapolri baru lebih membawa kemajuan di tubuh Polri, sikap tegas harus dijunjung tinggi.
"Sebagai pemimpin Pak Bambang harus tegas ke bawah. Penyimpangan-penyimpangan, seperti salah tangkap antara lain selain karena profesionalisme lemah, penindakan kepada yang bersalah tidak tegas," pungkasnya. (anw/iy)











































