“Komisi III harus mendalami keterkaitan BHD dengan jaringan dan relasinya terhadap mafia judi, mafia narkoba termasuk mafia peradilan,” kata Juru bicara JMSRSK Harris Azhar dalam konpers di gedung DPR Senayan Jakarta, Selasa (16/9/2008).
Selain itu JMSRSK juga meminta agar Komisi III mempertanyakan komitmen BHD jika terpilih sebagai Kapolri untuk tetap menyelesaikan kasus kasus klasik seperti kejahatan transnasional, perdagangan narkoba pemberantasan judi, kriminalitas dan kasus munir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
JMSRSK juga meminta Komisi III memperhatikan betul soal netralitas polri dalm mengamankan Pemilu 2009. Hal ini ditegaskan karena penunjukan BHD yang tunggal banyak menimbulkan tudingan termasuk menjadikan DPR sebagai rubber stamp presiden.
Menanggapi tuntutan itu, Wakil Ketua Komisi III dari FPKS Suripto mengucapkan terimakasih atas masukan yang diberikan. Suripto berjanji akan memperjuangkan masukan dari JMSRSK dalam fit and proper test BHD Senin (22/9/2008) mendatang.
“Saya terimakasih banyak atas masukan dari teman-teman aliasi. Ini semua akan menjadi bahan kami untuk kami tanyakan pada calon kapolri nanti dalam fit and proper test," kata Suripto. (yid/iy)











































