"Kita masih bekerja. Memang sudah terkendali atau tidak ada penambahan volume semburan. Tapi kita tetap terus bekerja agar semburan lumpur gas itu benar-benar tuntas," kata Staf Humas Pertamina EP Region Sumatera (EPRS), Dian Hafsari, kepada pers, di ruang kerjanya, Kota Prabumulih, Senin (15/09/2008).
Sedangkan persoalan ganti rugi lahan dan bangunan terhadap 2 kepala keluarga terdekat dengan titik semburan, sudah diselesaikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































