DPR: Insiden Zakat Pasuruan Harus Jadi Pelajaran, Jangan Terulang

DPR: Insiden Zakat Pasuruan Harus Jadi Pelajaran, Jangan Terulang

- detikNews
Senin, 15 Sep 2008 18:10 WIB
DPR: Insiden Zakat Pasuruan Harus Jadi Pelajaran, Jangan Terulang
Jakarta - Insiden pembagian zakat di Pasuruan, Jawa Timur, membuat Wakil ketua DPR Muhaimin Iskandar prihatin. Hal itu terjadi sebagai cerminan masyarakat yang tidak disiplin sehingga mengakibatkan hal yang fatal.

"Ini berarti tidak disiapkan dengan baik. Sangat disayangkan sekali. Ini begitu memprihatinkan. Kadang-kadang kita sebagai warga, tidak disiplin. Tidak mau nunggu, tidak mau antre," kata Muhaimin pada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (15/9/2008).

Menurut ketua umum DPP PKB ini, kejadian tragis ini harus dijadikan pelajaran untuk tidak diulangi lagi. Selain itu setiap kegiatan yang melibatkan banyak orang, harus dikoordinasikan dengan aparat berwajib.
 
"Ini pengalaman yang tentu harus hati-hati. Kalau mengorganisir masyarakat di lingkungan tertentu, harus ada pengaturan yang tetap dan standar,"kata Cak imin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu Ketua FPPP Lukman Hakim Saefuddin menyayangkan pembagi zakat yang tidak mempersiapkan dengan baik. Seharusnya pembagian zakat  jika melibatkan banyak orang dikoordinasikan dengan  pihak kepolisian.

"Kita menghargai niat baik dari muzakki (yang berzakat). Tapi kalau caranya salah bisa berbahaya seperti sekarang ini. Yang membagi harus ikut bertanggung jawab menyelesaikan masalah ini," pungkas Lukman.

(yid/iy)


Berita Terkait