"Bahannya antara lain mortir buatan 1941. Meski tua tapi kalau disimpan rapi, maka masih bisa aktif. Jadi ada unsur kesengajaan," ujar Kapolri Jenderal Sutanto di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (15/9/2008).
Selain temuan hasil olah TKP itu, Sutanto mengaku belum mendapat laporan penyelidikan kasus tersebut dari Polda Papua. Oleh karena itu pihaknya belum bisa menyimpulkan motif dan apakah benar Organisasi Papua Merdeka (OPM) berada di balik peristiwa tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(lh/nik)











































