Mereka yang tak sabar membawa keluarganya untuk dibawa pulang dan dimakamkan menuding identifikasi cukup lamban. Mereka mendatangi petugas dan berusaha menerobos ke ruang jenazah. Mereka berteriak-teriak agar diperbolehkan segera membawa pulang jenazah kerabatnya itu.
"Ayo Pak, ayo Pak, cepet ndang ditokno, kesuwen ndik jeru mayate. Ngenteni opo ae (Ayo Pak, ayo Pak, cepat segera dikeluarkan, jenazahnya kelamaan di ruang jenazah)," kata Ahmad salah satu keluarga korban tewas bernama Aliyah warga Gadingrejo Pasuruan di kamar jenazah, Senin (15/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Padahal semua berkas seperti KTP dan KSK sudah diserahkan. Tapi kenapa kok masih lama," tambah Sumanto yang diamini keluarga lain.
Sementara salah satu petugas kepolisian dari Polresta Pasuruan, Iptu Joko mengungkapkan pihaknya dan tim forensik mengidentifikasi betul kondisi mayat. "Kita harus mengambil sidik jari, memeriksa luka dan keperluan lainnya demi identitas korban," katanya kepada detiksurabaya.com di lokasi. (fat/gik)










































