Banjir Riau dan Kaltim, Pusat Belum Perlu Turun Tangan

Banjir Riau dan Kaltim, Pusat Belum Perlu Turun Tangan

- detikNews
Senin, 15 Sep 2008 15:50 WIB
Banjir Riau dan Kaltim, Pusat Belum Perlu Turun Tangan
Jakarta - Pemerintah pusat menilai belum perlu turun tangan langsung menangani musibah banjir di Riau dan Kalimantan Timur (Kaltim). Pihak pemda setempat sejauh ini masih sanggup melakukan operasi tanggap darurat dan penanganan pengungsi.

"Bukan berarti pusat tidak perhatian, tapi tidak ada masalah (logistik) dan semua kebutuhan rakyat terpenuhi," ujar Mensos Bachtiar Chamsyah di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (15/9/2008).

Berdasarkan laporan akhir, sebanyak 12.261 rumah di sejumlah kecamatan sekitar Pekanbaru masih tergenang luapan air Sungai Siak, Riau. Jumlah warga yang masih berada di tempat pengungsian 151 orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan untuk banjir di Kalimantan Timur, jumlah pengungsi mencapai
361 KK. Jumlah rumah yang terendam banjir sekitar 8.300-an rumah.

"Gubernur bisa mengeluarkan beras dari gudang Dolog 100-200 ton. Tak perlu izin mensos, nanti di belakang pertanggungjawabannya. Ini masalah kemauan saja, gudangnya ada di situ kenapa tidak bisa menyalurkan pada warganya," ujarnya.

Sedangkan untuk gempa di Lahat, Depsos mencairkan dana Rp 2 miliar untuk membantu perbaikan 164 unit rumah yang rusak berat. Sementara untuk membantu perbaikan 510 unit rumah rusak ringan, akan ditanggung bersama dengan pemda. (lh/gah)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini