Walikota Sesalkan H Syaikon yang Tak Mau Koordinasi

Insiden Zakat Pasuruan

Walikota Sesalkan H Syaikon yang Tak Mau Koordinasi

- detikNews
Senin, 15 Sep 2008 14:39 WIB
Walikota Sesalkan H Syaikon yang Tak Mau Koordinasi
Pasuruan - Walikota Pasuruan Aminurrochman menyesalkan langkah H Syaikon yang membagikan zakat di kediamannya di kawasan RT III RW IV Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, tanpa koordinasi dengan aparat keamanan.

Penyesalan itu disampaikan Aminurrohman saat mengunjungi kamar mayat untuk menyatakan duka citanya kepada para keluarga. Dia juga menyatakan penyesalannya karena tidak ada antisipasi yang dilakukan penyelenggara.

"Saya menyayangkan kejadian ini, apalagi kejadian ini sudah tiap tahun dilakukan. Kenapa jatuh korban banyak," katanya, Senin (15/9/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menyayangkan pihak penyelenggara yang tidak berkoordinasi dengan aparat kepolisian. "Kita tunggu hasil pemeriksaan polisi dan kita serahkan semuanya ke kepolisian," tegasnya yang mengunjungi kamar mayat selama 10 menit itu. Jajaran muspida siang ini juga langsung menggelar koordinasi untuk menyikapi insiden ini.

Sementara dari 21 korban tewas yang semuanya wanita itu itu, kepolisian dan pihak rumah sakit untuk sudah bisa mengenali 15 korban. Sesuai data di kamar mayat RS R Soedarsono Pasuruan, Senin (15/9/2008) pukul 14.00 WIB, nama-nama ke-15 korban tewas adalah:

  1. Saminah warga Kepel Pasuruan
  2. Sunarsih warga Krapyakrejo Pasuruan
  3. Sutinah warga Kepel Pasuruan
  4. Sumirah warga Ngemplakrejo Pasuruan
  5. Siti Khodijah warga Rejoso Kidul Pasuruan
  6. Nikmah warga Gadingrejo Pasuruan
  7. Riamah warga Jalan MT Haryono Pasuruan
  8. Aliyah warga Gadingrejo Pasuruan
  9. Sunanik warga Petamanan Pasuruan
  10. Satuni warga Ngemplakrejo Pasuruan
  11. Salamah warga Gadingrejo Pasuruan
  12. Khotijah warga Gadingrejo Pasuruan
  13. Yanti warga Kebon Jaya Pasuruan
  14. Farida warga Tambaan Pasuruan
  15. Halimah warga Gondangwetan
(fat/gik)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini