Obama Dikecam karena Abaikan Nasihat Demokrat

Obama Dikecam karena Abaikan Nasihat Demokrat

- detikNews
Senin, 15 Sep 2008 13:49 WIB
Obama Dikecam karena Abaikan Nasihat Demokrat
Washington - Barack Obama dikecam karena dianggap mengabaikan nasihat dari partainya sendiri dalam menghadapi rivalnya, John McCain.

Sejumlah figur senior Partai Demokrat menyesalkan kubu Obama yang tidak mengindahkan peringatan dari para penyelenggara polling.

Obama diingatkan posisinya yang sebenarnya adalah 4 hingga 6 poin lebih rendah dari hasil polling yang terpublikasi. Ini dikarenakan adanya rasisme tersembunyi dari para pemilih. Keadaan ini akan membuat Obama pada akhirnya jauh ketinggalan dari McCain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fenomena ini di AS dikenal sebagai efek Bradley, yang diambil dari nama Tom Bradley, kandidat Gubernur California berkulit hitam yang kalah dalam pemilihan. Padahal sebelumnya dia selalu terdepan dalam polling-polling.

"Saya telah melihat memo-memo yang mengingatkan mereka untuk mempertimbangkan faktor empat hingga enam poin untuk efek Bradley, namun mereka menyangkal soal itu," kata seorang pakar strategi Demokrat.

Menurut Telegraph, Senin (15/9/2008), para senator, gubernur dan pemimpin perserikatan banyak yang telah menghubungi markas besar kampanye Obama untuk memberikan nasihat.

Namun sebagian besar telepon mereka tidak dibalas. Padahal mereka punya pengalaman dalam memenangi pemilihan yang sulit di negara-negara bagian swing states, atau negara bagian yang penduduknya tidak cenderung ke Partai Republik maupun Partai Demokrat.

Menurut ahli strategi senior Demokrat yang tidak disebutkan namanya, kubu Obama tampaknya sedang menyia-nyiakan peluang untuk mengukir sejarah dalam politik AS. "Mereka sekelompok orang yang paling arogan yang pernah saya lihat. Mereka tidak mau menerima kalau mereka saat ini mulai kalah dan mereka tidak mau mendengarkan," cetusnya.

Sejak McCain menggandeng Sarah Palin sebagai wakilnya, popularitas McCain beranjak naik. Jika sebelumnya Obama selalu memimpin atas McCain, namun belakangan Senator Illinois itu harus puas berada di bawah McCain dalam sejumlah polling nasional.
(ita/iy)


Berita Terkait