Tak Jadi Presiden Pun, Mbak Nun Ingin Bertemu

Kisah Pengasuh Barack Obama

Tak Jadi Presiden Pun, Mbak Nun Ingin Bertemu

- detikNews
Sabtu, 13 Sep 2008 17:14 WIB
 Tak Jadi Presiden Pun, Mbak Nun Ingin Bertemu
Jakarta - Merasa tidak pernah ketemu sejak 32 tahun lalu, mantan pengasuh Barack Obama kangen ingin berjumpa. Bahkan, walau Obama tak menjadi Presiden AS, Mbak Nun ingin ketemu, ingat nakalnya.

"Saya berpisah sejak Barry kelas III SD, sejak itu saya nggak pernah ada kontak lagi, apalagi dengan Maya (adiknya Obama), nggak tahu kontak ke mana? Karena sejak kecil dia juga dibawa pergi ibunya," kata Lia (47) alias Mbak Nun yang ditemui di kontrakannya di Jalan Selamatan, Manggarai Selatan, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (12/9/2008).

"Saya pengen ketemu sama dia, apalagi saya dengar dia mau jadi Presiden AS. Saya pengen banget kalau ketemu, saya ingat sama kenakalannya itu. Tidak jadi presiden pun saya pengen banget ketemu, apalagi dengan Maya, adiknya," imbuh Mbak Nun yang juga mengaku pasti Barack Obama kenal dengan dirinya, karena dia tahu di dengkul kaki kiri Obama ada luka bekas jatuh ke got saat memanjat pohon mangga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mbak Nun hingga tahun 1981 dirinya tetap masih bekerja dengan keluarga Lolo Santoro, ayah tiri Barack Obama selama 10 tahun. "Sejak saya nikah, saya masih suka main ke rumah Pak Lolo di Menteng Dalam," ucapnya.
Β 
Menurut Mbak Nun, setelah ibu dan ayah tirinya cerai, dirinya sempat bertemu dengan Barry. Saat itu, Barry meminta dirinya bisa ikut, tapi tidak diberikan izin oleh ayah tirinya untuk dibawa ke AS.

"Barry sempat nangis saat itu. Memang setelah pisah sama bapak, Barry, Maya dan ibunya tinggal di Gang Nangka, Ciputat beberapa lama," tandasnya lagi.

Barry sendiri sebelum pergi sempat memberikan kenang-kenangan kepada Mbak Nun. Mbak Nun mencontohkan, seperti dua sprei, dua gelas dan souvenir rumah adat Tanatoraja milik Barry diberikan pada dirinya dan sekarang disimpan di Sukabumi. (zal/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads