"Dengan pelatihan ini diharapkan para TKI sebelum berangkat sudah dapat menggunakan peralatan di luar negeri," ujar Kepala BNP2TKI Jumhur Hidayat dalam safari Ramadan, di Brebes, Sabtu (13/9/2008).
Menurut Jumhur, pihaknya sedang mengusahakan untuk segera merealisasikan Pusat Pelatihan Desa ini.
"Secepatnya," ujarnya.
Dengan adanya pusat pelatihan di desa-desa, Jumhur berharap para TKI tidak perlu lagi berlatih di kota.
"Ketika datang ke Jakarta TKI hanya menunggu tiket pesawat 1-2 hari," ungkapnya.
Jumhur menilai, dengan adanya pelatihan di tiap desa akan memberi dampak positif.
"Setelah pagi berlatih , sore selesai. Mereka dapat kembali ke rumah mengurus anak dan keluarga," pungkasnya.
(/gah)










































