Biden mengatakan, Hillary Clinton mungkin merupakan pilihan Demokrat yang lebih baik untuk menjadi cawapres.
Pengakuan luar biasa ini seakan menantang keputusan capres Obama yang tidak memilih Hillary sebagai pasangannya dalam pemilihan presiden AS, 4 November 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia mungkin pilihan yang lebih baik daripada saya. Dia rangking pertama," imbuh Senator Delaware itu seperti dilansir harian Daily Telegraph, Sabtu (13/9/2008).
Sejak kubu Partai Republik memilih Sarah Palin untuk mendampingi capres John McCain, hasil sejumlah polling menunjukkan perubahan mencolok. Jika sebelumnya, Obama banyak diunggulkan, namun sejak Palin digandeng Republik, McCain berhasil mengungguli Obama.
Termasuk pula meningkatnya jumlah wanita kulit putih yang memilih McCain daripada Obama. Tren polling ini menimbulkan kekhawatiran Partai Demokrat. Terbukti, Obama telah menggelar serangkaian pertemuan tingkat tinggi untuk membahas langkah-langkah menghadapi situasi tersebut.
Bahkan Obama telah meminta mantan presiden AS Bill Clinton untuk membantu membujuk istrinya, Hillary Clinton agar lantang melancarkan serangan terhadap Palin. Namun sejauh ini, Hillary menolak untuk dijadikan "anjing penyerang". Mantan rival Obama itu tidak mau ikut-ikutan menyerang Palin. (ita/ita)











































