"Ini adalah salah satu upaya pemerintah dengan menciptakan energi alternatif," ujar Menteri Percepatan Daerah Tertinggal Lukman Edy saat meresmikan pembangkit tersebut di Desa Lantang Tallang, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Jumat (12/9/2008).
Dengan adanya pembangkit yang pembangunannya menghabiskan Rp 692,5 juta ini, Lukman berharap akan banyak desa-desa di seluruh Indonesia yang tidak lagi terjangkau listrik. Diakui Lukman kalau pemerintah saat ini sedang mengalami krisis listrik karena banyak dilakukan pergantian komponennya. Untuk itu pemerintah sangat mendukung terciptanya pembangkit yang
menggunakan energi alternatif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ironisnya, warga perlu menunggu puluhan tahun untuk bisa merasakan aliran listrik. Padahal letak desa ini dengan ibukota Kabupaten Luwu Utara hanya berjarak 7 kilometer saja.
Ketika detikcom bertanya pada Ary, salah seorang warga sejak kapan kondisi gelap gulita ini terjadi, dia hanya menjawab singkat.
"Kalau sekarang baru ada, berarti sudah berapa lama kita menunggu," jawabnya singkat.
(mok/rdf)











































