Kejadian ini berawal dari kurir heroin, Mardinah, yang bernyanyi mendapatkan barang haram itu dari Viktor pada Rabu 10 September 2008. Dari pengakuan Viktor didapatlah nama Steve. Akhirnya polisi pun melakukan pencarian terhadap Steve.
Stave lantas ditangkap polisi di sebuah hotel di Kemayoran pada Kamis 11 September 2008 sekitar pukul 19.00 WIB. Steve tertangkap tangan menyimpan 1 bungkus plastik heroin jenis brown sugar seberat 100 gram di saku celananya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
daerah Sentul," kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Arman Depari saat jumpa pers di kantornya, Direktorat Narkoba, Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jumat (13/9/2008).
Polisi kemudian melakukan pencarian terhadap MEK dengan menggandeng Steve. Di kawasan Sentul itu, Stave meminta ijin buang air kecil. Setelah
turun dari mobil, Steve berontak dan melarikan diri.
"Petugas memberikan tembakan peringatan," ujar Arman.
Namun Steve tidak menghiraukan, dan akhirnya polisi melepaskan tembakan ke dada Steve hingga tewas seketika. Polisi kini masih memburu MEK. (mei/aan)











































