"Kita memang belum rekap hasil perbaikan itu, tapi dari pantauan di sejumlah wilayah ada perkembangan, terutama penambahan," kata anggota KPU Provinsi DKI Jakarta, Jamaluddin F Hasyim kepada detikcom, Jumat (12/9/2008).
Menurut Jamaluddin, secara umum memang perubahan ini tidak terlalu signifikan. Faktornya, masih banyak masyarakat yang belum mencek atau aktif menanyakan apakah namanya masuk daftar pemilih atau tidak dengan berbagai alasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jamaluddin menjelaskan, pada saat tanggal 8 Agustus kemarin, DPS DKI Jakarta
berjumlah 6.923.710 orang. Sementara pada tanggal 24 Agustus, data DPS itu sudah bertambah menjadi 6.960.173 orang. Jadi bertambah sekitar 36 ribuan orang.
"Itu perubahan selama dua minggu hasil perpanjangan hingga tanggal 8 September 2008 ini," ungkapnya.
Jamaluddin menjelaskan, saat ini data rekapitulasi dari PPS sudah berada di
masing-masing KPU Kota di wilayah DKI Jakarta dan selanjutnya akan ditetapkan menjadi DPT pada 31 September nanti.
Rinciannya, pada 1-10 Oktober KPU Kota akan menetapkan DPT, 11-16 Oktober penetapan rekapitulasi DPT di tingkap KPU Provinsi dan 17-24 Oktober penetapan rekapitulasi DPT di KPU pusat.
"Setelah itu, data pemilih tidak bisa diotak-atik lagi," pungkasnya. (zal/gus)











































