"Dalam rapimnas sudah ditentukan tidak ada konvensi. Kalau ada yang berpandangan lain silakan saja. Tapi golkar ada disiplinnya. Tidak bisa seenaknya," katanya dalam jumpa pers di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (12/9/2008).
Kalla menyindir konvensi yang dilakukan pada tahun 2004. Hasil konvensi tersebut jauh dari kata memuaskan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, hasil konvensi 2004 juga tidak mengakomodasi kapabilitas kader Golkar. Sosok yang terpilih justru orang di luar partai berlambang beringin itu.
"Apa enaknya malah yang menang tokoh di luar Golkar. Apa enaknya mengikutkan pelawak, dukun," katanya
Tak cukup sampai di situ, Kalla juga mengkritik konvensi yang tidak memiliki pengaruh besar pada perolehan suara Golkar. "Kenaikannya hanya 0,8 persen dari tahun 1999. Padahal jumlah pemilih bertambah 5 persen. Jadi tidak semuanya baik. Hanya capek saja," pungkasnya.
(gah/nrl)











































