"Hari Sabtu besok ganti rugi dari SHI akan cair," kata Lurah Desa Grabag, Gandung Sumriyadi kepada detikcom melalui telepon, Jumat (12/9/2008).
Menurut Gandung, awalnya ganti rugi akan diberikan Minggu 14 April. Namun tidak jadi dan dimajukan menjadi Sabtu 13 September. Pemberian ganti rugi langsung kepada petani berdasaran data yang dimiliki PT SHI. Pencairan dana ditangani langsung Pemkab Purworejo di pendopo Desa Grabag. Cek senilai Rp 1,6 miliar dari SHI sudah ditangani Bupati Kelik Sumrahadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gandung menuturkan, dari 449 petani sekitar 400 lebih petani yang sawahnya ditanami Supr Toy bakal menerima uang ganti rugi dari SHI. Luas sawah yang masih ditanami mencapai 96-an hektar dari jumlah awal 103 hektar.
"Jumlah yang menerima juga menyusut dari 449 petani menjadi 400-an petani, karena banyak petani yang sudah beralih menanam IR 64 lagi setelah panen pertama bulan April 2008 itu ternyata gagal," katanya.
Gandung mengharapkan, pemberian ganti rugi itu bisa mengobati kesedihan petani Desa Grabag yang sebentar lagi akan menghadapi hari raya lebaran. Sebagian petani ada yang masih beruntung mempunyai simpanan padi IR 64 sisa panen akhir tahun 2007 yang masih bisa di makan atau dijual. "Kalau tidak, mereka mau makan apa lagi setelah panenan Super Toy gagal," pungkas dia. (bgs/djo)











































