Perajin Bali Protes Pematenan Motif Perak oleh Orang Asing

Perajin Bali Protes Pematenan Motif Perak oleh Orang Asing

- detikNews
Jumat, 12 Sep 2008 10:33 WIB
Perajin Bali Protes Pematenan Motif Perak oleh Orang Asing
Denpasar - Tak cuma tempe, batik, dan lagu daerah yang dipatenkan orang asing. Peninggalan leluhur Bali berupa motif-motif perak pun sudah terdaftar di lembaga paten AS. Akibatnya, bila ada orang Bali yang memproduksinya harus berhadapan dengan hukum.

Jelas ini menyulitkan perajin Bali. Akibatnya 100-an perajin perak Bali menggelar demonstrasi di depan gedung DPRD Bali di Denpasar, Jumat (12/9/2008). Mereka menuntut penghentian hak paten perak motif Bali oleh orang asing.

Mereka berunjuk rasa dengan mengenakan pakaian adat. Tiga di antaranya ada yang melukisi tubuh mereka dengan motif perak terkenal yaitu motif tulang naga milik Lumajang, Jatim, dan perak motif Bali lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak lupa mereka melakukan aksi teaterikal yang bertema perampasan motif-motif perak tradisional Bali yang kemudian dipatenkan orang asing. Digambarkan pula, perajin berusaha merebut motif-motif tersebut dan menggagalkan hak paten tesebut sehingga menjadi milik pengrajin Bali kembali.

Dalam aksi ini, pendemo membawa beberapa spanduk, antara lain bertuliskan, "Stop penindasan terhdap pengrajin/seniman Bali oleh arogansi kaum kapitalis."

"Jangan sampai motif perak Jawa dan Bali dipatenkan oleh orang asing. Motif ini sudah ada sebelum kami lahir," kata Surat, salah satu orator yang tubuhnya dilukisi.

(nrl/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads