Peringati 9/11, Obama dan McCain Tabur Bunga di Ground Zero

Peringati 9/11, Obama dan McCain Tabur Bunga di Ground Zero

- detikNews
Jumat, 12 Sep 2008 08:18 WIB
Peringati 9/11, Obama dan McCain Tabur Bunga di Ground Zero
New York - Dua calon presiden (capres) AS John McCain dan Barack Obama bertemu untuk memperingati 7 tahun peristiwa 11 September atau 9/11 di, Ground Zero, New York. Mereka yang akhir-akhir ini saling serang, tampak akur.

Mereka berjabat tangan dan berjalan berdampingan menuju ke Ground Zero, bekas menara World Trade Center (WTC), tempat terjadinya serangan 11 September, seperti dilansir dari Reuters, Jumat (12/9/2008).

Ketika mereka bertemu McCain menepuk punggung Obama dan berkata, "Senang bertemu kamu."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu Walikota New York Michael Bloomberg dan istri McCain Cindy tampak mengiringi di belakang mereka.

Dua orang kandidat yang akan bertarung pada pemilihan presiden bulan November mendatang ini, menaburkan bunga mawar di sebuah kolam yang ditutupi bunga dan kemudian menundukkan kepala mereka.

Keluarga korban peristiwa serangan 9/11 menyambut mereka di tempat yang termasuk dalam tanda peringatan sementara, dengan dua buah kayu yang mempertunjukkan dua tower muncul dari sebuah kolam dengan bunga-bunga yang mengambang.

Kemudian, mereka tampil terpisah dalam sebuah forum di New York.

Sebelumnya pada pagi hari McCain mengikuti peringatan 11 September di Shanksville, Pennsylvania. Dimana salah satu pesawat yang dibajak ditabrakkan di sebuah ladang didaerah itu.

"Tidak ada orang Amerika yang dapat melupakan kepahlawanan yang terjadi di langit di atas ladang ini pada 11 September 2001," ujar McCain, sebelum hadir di Ground Zero.

Sementara itu Obama dalam sebuah pernyataannya mengatakan," Kita tidak akan lupa pada yang telah tewas. Kita akan selalu mengingat yang sudah berusaha dengan gagah berani, para pemadam kebakaran kita, polisi, dan yang mengorbankan hidup mereka pada penerbangan 93 (United 93) untuk melindungi saudara mereka rakyat Amerika."

Obama juga mengajak untuk mengingat bahwa para teroris masih bertanggung jawab besar atas peristiwa 9/11 dan harus diadili. Dia juga mengajak mencari jalan keluar untuk mengalahkan jaringan teroris itu. (crn/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads