Bang Yos memang sedang menyosialisasikan dirinya ke daerah-daerah sebagai calon presiden (capres), sehingga tidur di rumah petani dan nelayan pun dilakoni.
"Saya pernah tidur di rumah petani jarak di daerah Wonosari. Saya tidur di rumah mereka, mereka punya kamar yang menurut mereka cukup baik. Mimpi mereka sederhana, mereka ingin kalau ada irigasi ada airnya. Pupuk nggak susah didapat. Kalau panen dibeli dengan hjarga yang cukup baik," ujar Sutiyoso menceritakan pengalamannya bersafari keliling Jawa.
Sutiyoso menyampaikan hal itu pada detikcom sebelum acara 'Birokrasi Award' di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/9/2008).
Bang Yos juga mencerityakan pengalamannya ketika menginap di rumah nelayan di Madura, Jawa Timur. Permintaan nelayan itu, menurut Bang Yos, sederhana.
"Permintaan mereka ingin bensin tidak susah didapat dan dengan harga yang terjangkau. Yang bikin saya sedih, kalau mereka cerita tidak mampu beli bensin, tidak bisa melaut, perahunya di jual untuk makan. Siapa coba kan yang nggak sedih," keluh Bang Yos.
Dia pun berjanji jika suatu saat diberikan amanah, akan mengutamakan untuk mengangkat kelompok nelayan dan petani.
Menurut Bang Yos yang percaya diri maju di pada bursa Capres 2009 ini, sosialisasi di Pulau Jawa mendapat sambutan yang baik. Lalu siapa yang dianggap kandidat terkuat?
"Ya pasti incumbent. Nggak usah susah-susah, mereka tiap hari kan masuk TV. Kalian wartawan kan tiap hari meliput mereka. Mereka yang selalu dilihat masyarakat, yang selalu jadi sumber berita. Sementara saya tidak seperti itu saya tidak dapat seperti itu. Mereka kan mendapat fasilitas. Dan kandidat yang lain juga suidah tampil di 2004," tandas pria asal Semarang, Jawa Tengah ini.
(nwk/nwk)











































