Kunjungi PT Petrokimia, SBY Lupa Perkenalkan Sofyan Djalil

Kunjungi PT Petrokimia, SBY Lupa Perkenalkan Sofyan Djalil

- detikNews
Kamis, 11 Sep 2008 20:03 WIB
Kunjungi PT Petrokimia, SBY Lupa Perkenalkan Sofyan Djalil
Gresik - Dalam kunjungannya ke Gresik Jawa Timur, SBY dan para menterinya bertemu dengan keluarga besar PT Petrokimia dan BUMN lain se-Jawa Timur. Ada yang menarik dalam acara ini. Menteri BUMN Sofyan Djalil yang membidangi BUMN justru lupa dikenalkan.

Di Petrokimian, SBY mendengar paparan kinerja dari Dirut PT Petrokimia Arifin Tasrif. Usai mendengar paparan, SBY langsung menuju GOR Tri Dharma PT Petrokimia Gresik. SBY bersama dengan Ny Ani Yudhoyono bersilaturahmi dengan keluarga besar Petrokimia dan jajaran BUMN se-Jatim, Kamis (11/9/2008).

Ibu negara Ny Ani Yudhoyono datang terlebih dahulu disusul kemudian dengan kedatangan SBY yang bersama para menteri yang terus mengikuti safari ramadan di Jawa Timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat berpidato, satu persatu para menteri yang duduk di kursi sebelah kanan dikenalkan kepada para karyawan. Yang dikenalkan terlebih dahulu adalah Menkopolhukam Widodo AS. Berturut turut kemudian SBY memperkenalkan Menkeu Sri Mulyani, Menko Kesra, Aburizal Bakrie, Mensesneg Hatta Radjasa, Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi, Menhub Djusman Syafi'i Jamal dan Menkominfo M NUh.

Saat akan meneruskan pidatonya, SBY tiba tiba meminta maaf. BUkan karena keseleo pidatonya, melainkan menyatakan lupa mengenalkan salah satu menterinya yang sebenarnya cukup bersinggungan dengan acara itu. Siapa dia? Tak lain Menteri BUMN Sofyan Djalil yang posisi duduknya Sofyan Djalil di kursi deretan kiri dan tidak berbaur dengan para menteri lainnya.

"Mungkin inilah penyakit orang puasa," gurau SBY mengenai kealpaannya mengenalkan Sofyan Djalil.

Dalam pidatonya SBY mengajak karyawan Petrokimia serta BUMN lainnya untuk terus meningkatkan kinerjanya. Dengan kinerja baik, bekerja lebih kompak, bersatu dan berdisiplin, kesejahteraan karyawan pasti meningkat. "saya kira itulah yang kita semua harapkan" tambah SBY.
Β 
Dengan kinerja yang baik, tambah SBY, kualitas perusahaan pasti akan berkembang yang secara otomatis pasti akan meningkatkan perekonomian bangsa. SBY mengatakan bahwa peningkatan ekonomi tidak datang dengan sendirinya melainkan dengan kerja keras.

Dalam bulan Ramadan ini, SBY hanya mengingatkan kepada sesama bahwa dalam bulan suci ini kita harus berlomba-lomba dalam mencari kebaikan dan bukan dalam keburukan. "Kita juga harus memohon ampunan kepada Allah dan bukan malah membuat dosa baru," kata SBY. (gik/djo)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads